Jakarta, Arina.id - Para penggemar sepak bola nasional kian berisik menjelang kedatangan Patrick Kluivert ke Tanah Air menjadi pelatih anyar bagi timnas sepak bola Indonesia menggantikan Shin Tae-yong (STY). Salah satu yang menyorot rencana kedatangan Kluivert ialah kelompok suporter Ultras Garuda.
Lewat laman akun Instagram @ultrasgarudaofficial, kelompok suporter fanatik Timnas Garuda itu memberikan pesan kepada Kluivert bahwa mereka membutuhkan pembuktian dalam lanjutan kualifikasi putaran ke tiga Piala Dunia 2026 pada Maret 2025 nanti melawan Australia dan Bahrain. Momentum itu bakal menjadi penghakiman bagi Kluivert.
"Kami tidak peduli dari mana datangnya Anda yang kami butuhkan adalah pembuktian!" tulis Ultras Garuda melalui akun Instagram resminya, Kamis (09/01/2025).
Sebelumnya, dikutip dari ANTARA, pada Rabu 8 Januari 2025, Kluivert telah resmi diumumkan bakal menggantikan STY. Namun sampai saat ini Kluivert mendapatkan sambutan negatif dari publik Indonesia. Sebagai pemain, pria yang kini berusia 48 tahun itu namanya begitu mentereng saat bermain untuk Timnas Belanda.
Ia juga membela beberapa klub raksasa Eropa, mulai dari Ajax Amsterdam, AC Milan, dan FC Barcelona. Pada masa kejayaannya, Kluivert sangat disegani sebagai striker. Namun, pengalamannya melatih tak selaras dengan nama besarnya saat menjadi pemain.
Walaupun pernah menjadi asisten pelatih Louis van Gaal saat mengantarkan Belanda meraih tempat ketiga di Piala Dunia 2014, Kluivert baru merasakan dua kali melatih tim senior sepanjang kariernya, yakni melatih Timnas Curacao (Maret 2015 - Juni 2016, Mei 2021 - Oktober 2021) dan klub Turki Adana Demirspor (Juli 2023 - Desember 2023).
Statistik selama dua periode bersama Curacao hanya empat kemenangan, empat seri, dan enam kekalahan dari 14 pertandingan. Sedangkan bersama Adana Demirspor menyuguhkan delapan kemenangan, enam seri, dan enam kekalahan dari 20 pertandingan.
Selain statistiknya yang kurang meyakinkan saat menjadi pelatih, ia juga dikabarkan memiliki rekam jejak personal kurang bagus karena pernah terlibat utang jutaan euro kepada organisasi kriminal akibat judi.
"Kami Mengetahui Kehadiran Anda! @patrickkluivert9 Mohon maaf tidak ada kalungan bunga yang menyambut," tulis Ultras Garuda.
"Kami menyambut dengan teriakan agar Anda segera membuktikan kerja keras dan fokus pada prestasi untuk tim nasional kami," tambah mereka.
Sementara itu, satu hari sebelumnya, kelompok suporter timnas Indonesia lainnya, La Grande Indonesia, mengatakan mereka ingin Kluivert membawa Indonesia langsung ke Piala Dunia 2026 dengan menjadi runner up di putaran ketiga.
"Bagi kami, sudah tidak ada lagi proses, kami ingin kau membawa kami langsung ke Piala Dunia 2026 yang artinya harus menjadi runner up di kualifikasi putaran ke-3 yang menyisakan 4 pertandingan, tidak bisa ditawar!" kata La Grande Indonesia melalui unggahan Instagram mereka.
Kluivert dikontrak dua tahun dari 2025 sampai 2027 dengan opsi perpanjangan kontrak, dengan target terdekat yaitu membawa Indonesia lolos ke Piala Dunia 2026.
Ia akan dibantu dua asisten pelatih asal Belanda, yaitu Alex Pastoor dan Denny Landzaat. Selain dua nama itu, akan ada dua pelatih lokal Indonesia yang menjadi asisten pelatih. Kluivert rencananya tiba di Indonesia pada Sabtu (11/1) dan akan dikenalkan ke publik keesokan harinya, Minggu (12/1).
Editor: Muhammad Taufiq


