Dark
Light
Dark
Light

Haru dan Galau di Akhir Ramadhan? Jaga Tiga Amalan Ini

Haru dan Galau di Akhir Ramadhan? Jaga Tiga Amalan Ini

Arina.id ~ Momentum Ramadhan 1445 H yang telah kita nanti sejak jauh hari, hingga kebahagiaan yang kita semua rasakan pada awal menyambut datangnya, kemudian kita jalani dengan penuh kebahagian, kini telah berada di penghujung waktunya.

Kedamaian dan kebahagiaan selama menjalani hari-hari Ramadhan dengan penuh keimanan rasanya berat untuk dapat melupakannya.

"Kini kita telah berada di sepuluh terakhir Ramadhan, artinya sebentar lagi Ramadhan akan meninggalkan kita, maka dalam kesempatan akhir Ramadhan ini antara haru dan kegalauan," kata Prof Wan Jamaluddin, Rektor UIN Raden Intan Lampung, Rabu (3/4/2024).

Haru dalam momentum ini adalah semangat meraih malam Lailatul Qadar pada malam-malam ganjil. Suatu malam yang sangat mulia di sisi Allah Ta'ala dan barang siapa yang mendapatkannya maka dipersamakan dengan suatu ibadah yang dilakukan hamba dalam waktu seribu bulan.

Sedangkan kegalauan adalah bentuk kekhawatiran karena Ramadhan akan meninggalkan, sehingga dalam hati terhanyut pada suatu pemikiran, apakah pada Ramadhan mendatang masih Allah Ta'ala pertemukan kita dengan Ramadhan.

Mengutip kitab Fathul Mu'in karangan Zainudin al-Malibari, ada tiga amalan yang harus dijaga pada sepuluh terakhir Ramadhan. Tiga hal tersebut yaitu memperbanyak sedekah, memperbanyak membaca Al-Qur'an, dan memperbanyak i'tikaf untuk mendekatkan diri kita kepada Allah.

"Momentum sepuluh terakhir ini menurutnya adalah sebuah kesempatan untuk meraih ketaqwaan," ungkapnya.

Rasulullah pun jelasnya, sangat bersungguh-sungguh dalam beribadah pada sepuluh terakhir bulan Ramadhan. Jika menitik beratkan pada sosok Nabi Muhammad yang maksum (terjaga) yang mendapatkan jaminan langsung dari Allah untuk masuk ke surga-Nya, beliau masih menyibukkan diri pada sepuluh akhir bulan Ramadhan. Apalagi kita sebagai manusia biasa.

"Momentum malam Lailatul Qadar adalah even yang sangat dinantikan oleh seluruh umat Islam, sehingga kita berlomba-lomba untuk mendapatkan," katanya.

Ada beberapa momentum besar yang terjadi dalam sepuluh hari terakhir Ramadhan, yakni:

  1. Kejadian turunnya Al-Qur'an yang diriwayatkan pada tanggal 24 Ramadhan. Kejadian turunnya al-Quran itu sebagaimana diterangkan dalam surat al-Baqarah ayat 185.
  2. Kejadian malam Lailatul Qadar yang lebih baik dan mulia dari seribu bulan, sebagaimana diterangkan dalam surat al-Qadar ayat 2-3.
  3. Malam keberkahan, karena pada malam tersebut turun malaikat rahmat, sebagaimana diterangkan dalam surat Al-Dukhan ayat 3-5.
  4. Malam kesejahteraan, karena jatuhnya malam Lailatul Qadar bukan hanya keberkahan juga malam kesejahteraan, sebagaimana diterangkan dalam surat Al-Qadar ayat 5.
  5. Malam yang penuh ampunan, sebagaimana sabda Rasulullah SAW, "Barang siapa menegakkan shalat pada malam Lailatul Qadar dengan penuh keimanan, dan mengharapkan balasan Allah, maka diampunilah dosa-dosanya yang telah lalu" (HR. Muslim).
  6. Para malaikat turun ke bumi sebagaimana diterangkan dalam surat Al-Qadar ayat 4.
  7. Malam penuh kebaikan, pintu langit dibuka oleh Allah Ta'ala, pintu neraka akan ditutup, dan semua pahala akan dilipatgandakan bagi hambanya yang beribadah.


Editor: Muhammad Faizin
Al-Quran Digital

Berita Lainnya

Hadits Online

Terbaru Lainnya

logo