Arina.id -- Sjafrie Sjamsoeddin selaku Menteri Pertahanan (Menhan RI) mengungkapkan bahwa kementerian yang ia pimpin, bakal siap dan taat soal kebijakan efisiensi anggaran 2025.
Arah kebijakan tersebut bakal diterapkan oleh pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, seperti tertuang dalam Inpres Nomor 1 Tahun 2025 soal Efisiensi APBN dan APBD 2025.
Kementerian Pertahanan (Kemhan RI) berencana melakukan sejumlah efisiensi, termasuk melakukan pengurangan untuk sejumlah komponen anggaran.
“Yang tidak diperlukan antara lain urusan administrasi, kunjungan-kunjungan, rapat-rapat yang tidak diperlukan, seminar-seminar itu sudah tidak ada lagi. Kami pakai Zoom (aplikasi telekonferensi Zoom) sekarang,” kata Menhan, usai Rapat Kerja Komisi I DPR RI di Senayan, Jakarta, Selasa (4/2/2025).
Sementara itu pada kesempatan yang berbeda, Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto juga sempat mengungkapkan bahwa pihaknya bakal memangkas anggaran perjalanan dinas, untuk meminimalisir pengeluaran negara.
“Kami juga kena potongan di biaya perjalanan dinas. Perjalanan dinas memang tidak efektif, sehingga dipangkas," jelas Agus, dikutip dari Antaranews, Jumat (31/1/2025).
Sebelum ini Presiden Prabowo Subianto sudah menekankan soal pentingnya efisiensi dan penghematan dalam penyusunan anggaran 2025, dan dituntut berani untuk memotong sejumlah hal yang dianggap kurang esensial.
Hal tersebut disampaikan Presiden Prabowo dalam pengantarnya pada Sidang Kabinet Paripurna (SKP) bersama para Menteri Kabinet Merah Putih yang digelar di Ruang Sidang Kabinet, Istana Kepresidenan Jakarta, pada Rabu, 22 Januari 2025.
“Perayaan sejarah, perayaan ulang tahun laksanakan secara sederhana di kantor, di ruangan, kalau perlu yang hadir hanya 15 orang sisanya di vidcon-kan. Perjalanan dinas dikurangi, saya potong setengah, dengan setengah kita bisa menghemat Rp20 triliun lebih, kalau kita hitung Rp20 triliun berapa puluh ribu gedung sekolah bisa kita perbaiki,” jelas Presiden, dikutip dari presidenri.go.id.
Presiden menginstruksikan jajarannya untuk meningkatkan loyalitas dalam penyusunan anggaran. Menurut Presiden, saat ini pemeriksaan anggaran sudah berjalan dengan tingkat ketelitian yang cukup baik.
“Saya minta loyalitas semua menteri, semua kepala badan untuk patuh dalam hal ini. Dan saya terima kasih kepada tim keuangan yang telah menjalankan penyisiran kajian terhadap anggaran sampai serinci-rincinya. Kalau tidak salah mungkin sampai satuan kesembilan,” imbuhnya.
Editor:


