Hizbullah Lebanon & Israel Sepakat Gencatan Senjata Mulai Rabu, 27 November 2024

Hizbullah Lebanon & Israel Sepakat Gencatan Senjata Mulai Rabu, 27 November 2024

Arina.id. Kelompok militan Hizbullah Lebanon dan Israel dikabarkan telah mencapai kesepakatan untuk dilakukan gencatan senjata mulai hari Rabu, 27 November 2024.

Hal ini awalnya disampaikan Qassem Hashem, anggota parlemen Lebanon. Menurutnya, kesepakatan gencatan senjata antara pihak Hizbullah dan Israel hampir saja rampung. 

Berdasarkan keterangan Qassem Hashem, kesepakatan gencatan senjata bakal disampaikan ke publik dalam waktu dua hari ke depan dengan syarat proses negosiasi antara Hizbullah Lebanon & Israel berlangsung lancar.

"Suasananya positif dan diskusi gencatan senjata telah mencapai tahap lanjutan. Tinggal menunggu beberapa jam lagi sebelum kesepakatan diselesaikan dan diumumkan jika kemajuan terus berlanjut seperti yang diharapkan," beber Qassem Hashem, mengutip Antaranews, via Anadolu, Selasa, 26 November 2024.

"Jika niat tulus menang, proses ini akan berjalan mengikuti proses alami. Dalam 36 jam ke depan, kami berharap kesepakatan yang final," lanjutnya.

Al Jadeed, stasiun televisi swasta di Lebanon mengabarkan pihak Lebanon sudah diberitahu tentang kesepakatan gencatan senjata itu. Akan tetapi, mereka belum mau buka suara sebelum memastikan kesepakatan memang benar-benar dapat terealisasikan.

Sementara Al-Jazeera menuliskan pada Rabu, 27 November 2024, berdasarkan keterangan Rami Khouri, seorang sumber yang berasal dari di American University of Beirut, menyebutkan kesepakatan gencatan senjata antara Israel dan Lebanon sudah diupayakan dengan sangat hati-hati.

"Apakah rakyat Lebanon dan rakyat Israel merasa bahwa mereka diperlakukan setara?" ujar Rami Khouri. 

Hari Rabu, 27 November 2024, dikabarkan menjadi waktu bagi Lebanon dan Israel untuk mencapai gencatan senjata. Konon, hal ini bakal diumumkan langsung oleh pihak Amerika Serikat.

Menurut laporan AP News, gencatan senjata antara Israel dan militan Hizbullah Lebanon sudah dimulai pada pukul 4 pagi hari waktu setempat, Rabu (27/11/2024). 

Gencatan senjata menyerukan agar dilakukan segera penghentian pertempuran selama dua bulan. Hizbullah Lebanon wajib mengakhiri adanya persenjatan di kawasan Lebanon selatan. 

Di sisi lain, pasukan Israel juga wajib kembali ke wilayah perbatasan. Nantinya, komisi internasional yang dipimpin Amerika Serikat akan memantau situasi.

Kendati demikian, Israel menegaskan mereka akan melakukan serangan apabila Hizbullah melanggar isi perjanjian gencatan senjata tersebut.

Paling tidak, kesepakatan tersebut dicapai sehari setelah Israel terus melancarkan serangan paling mematikan di Beirut dan wilayah selatan. Akibatnya, 24 orang tewas dalam serangan yang berlangsung di seluruh wilayah Lebanon.

Presiden AS Joe Biden menambahkan kesepakatan gencatan senjata antara Israel dan Hizbullah Lebanon turut melibatkan penarikan pasukan Israel dari Lebanon selama 60 hari. 

Militer Lebanon katanya akan mengambil alih kendali atas wilayah bagian selatan guna memastikan Hizbullah tidak memulai kembali kekuatan militernya. 
 


Editor:
Al-Quran Digital

Berita Lainnya

Hadits Online

Terbaru Lainnya

logo