Jakarta, Arina.id—Berbagai cara dilakukan Panitia Nasional PMB PTKIN menghadapi tantangan distribusi minat pada program studi (prodi) yang sepi peminat, seperti Ilmu Hadis, Studi Agama-Agama, hingga Filsafat.
Salah satunya melalui penawaran lintas pilihan bagi peserta yang tidak lolos di pilihan utama agar prodi-prodi tersebut tetap diminati dan terjaga eksistensinya sebagai ruh PTKIN.
"Upaya kami tidak menutup bagi mereka yang mengambil pilihan pertama, kedua, ketiga. Memang ada upaya untuk kita tawarkan," kata Ketua Panitia Nasional PMB PTKIN, Prof. Abd Aziz di Jakarta, Rabu (13/5/2026).
Selain itu, PTKIN juga menyiapkan berbagai skema beasiswa agar program studi tersebut tetap diminati calon mahasiswa.
“Kita tetap memberikan kesempatan dan menawarkan pilihan kepada peserta. Bahkan untuk prodi-prodi yang langka peminat, kami siapkan beasiswa, baik dari BIP maupun BLU kampus,” ujarnya.
Diketahui tahun ini jalur UM-PTKIN serentak dilaksanakan di 58 PTKIN dan satu Perguruan Tinggi Negeri (PTN) dengan sistem ujian menggunakan Sistem Seleksi Elektronik (SSE) yang dilaksanakan secara luring di titik lokasi ujian pilihan peserta.
Aziz menyampaikan bahwa materi yang akan diujikan adalah tes bakat skolastik yang meliputi kemampuan berpikir logis, verbal, spasial, dan kuantitatif; serta tes literasi yang meliputi bahasa Indonesia, Inggris, Arab, dan ajaran agama Islam.
“Untuk biaya pendaftarannya sebesar Rp200.000 yang dapat dibayarkan melalui bank sudah kami tetapkan,” katanya.
Berikut jadwal pelaksanaan UM-PTKIN
Pendaftaran: 13 April - 30 Mei 2026 pukul 15.00 WIB
Pembayaran: 13 April - 30 Mei 2026 pukul 23.59 WIB
Finalisasi: 13 April - 03 Juni 2026 pukul 15.00 WIB
Cetak Kartu: Dimulai pada 01 Mei 2026
Pelaksanaan Ujian: 08 Juni -14 Juni 2026
Pengumuman: 30 Juni 2026
Informasi lebih lanjut mengenai UM-PTKIN 2026 dapat diakses melalui laman https://um.ptkin.ac.id
Editor:


