Ingin Kaya? Bacalah Surat Al-Waqi'ah

Ingin Kaya? Bacalah Surat Al-Waqi'ah

Al-Qur'an adalah mukjizat terbesar dari beberapa mukjizat yang dianugerahkan Allah kepada Nabi Muhammad. Kitab suci ini menjadi sumber hukum, inspirasi, motivasi, solusi dan mengabadikan sejumlah peristiwa penting yang bermanfaat bagi umat manusia, khususnya umat Islam. Selain itu, Al-Qur'an juga menjadi penuntun dan pembimbing umat Islam yang relevan melintasi waktu, dan generasi.

Umat Islam yang membaca surat-surat dalam Al-Qur'an sudah pasti diganjar dengan pahala yang berlipat ganda. Apalagi mereka mampu memahami makna yang tersimpan di dalamnya, tentu akan mendapatkan keberkahan hidup sekaligus ilmu pengetahuan yang luar biasa. Salah satunya berkah dari surat surat Al-Waqi'ah.

Perlu diketahui bahwa Surat Al-Waqi'ah terdiri atas 96 ayat dan menempati urutan ke-56 di dalam mushaf. Surat ini tergolong Makkiyah. Penamaan Al-Waqi'ah adalah disebabkan karena diawali dengan firman Allah yakni Idza waqa’atil waqi’ah yang berarti hari kiamat pasti akan terjadi.

Syekh Nawawi Al-Bantani, dalam kitab Tafsir Marah Labib atau populer disebut Tafsir Munir, Jilid II, halaman 481 menjelaskan bahwa isi kandungan surat Al-Waqi'ah berbicara tentang hari kiamat dan kedahsyatannya. Surat ini juga membahas beberapa hal terkait pembalasan amal perbuatan manusia ketika di dunia. Surat ini tergolong surat Makkiyah yang memiliki 97 ayat, 398 kata, dan 1.703 huruf.  

Syekh Nawawi berkata:

مكية، سبع وتسعون آية، ثلاثمائة وثمان وتسعون كلمة، ألف وسبعمائة وثلاثة أحرف 

Artinya: "Surat al-Waqiyah adalah surat Makkiyah, terdiri dari 97 ayat, sejumlah 398 kata, serta 1.703 huruf." (Tafsir Marah Labib, [Beirut, Dar Kutub Ilmiyah: 1417 H], jilid II, halaman 511)

Keutamaan Surat Al-Waqi'ah

Beberapa riwayat hadits menyebutkan keutamaan surat al-Waqi'ah, di antaranya adalah tidak akan ditimpa kefakiran:

عن عبد اللّه بن مسعود رضي اللّه عنه أن رسول اللّه صلى اللّه عليه وسلم قال: «مَنْ قَرَأَ سُوْرَةَ الْوَاقِعَةِ كُلَّ لَيْلَةٍ لَمْ تُصِبْهُ فَاقَةً أَبَدًا» أخرج الحافظ أبو يعلى وابن عساكر.

Artinya: "Diriwayatkan dari Abdullah bin Mas’ud, bahwa Rasulullah bersabda, “Barang siapa yang membaca surah Al-Waqi'ah setiap malam, maka ia tidak akan ditimpa kefakiran/kemelaratan selamanya.” (HR. Abu Ya’la dan Ibnu Asakir).

Hadits ini cukup populer, sehingga surat Al-Waqi'ah menjadi salah satu amalan dalam komunitas pesantren, dan diyakini mampu menangkal kefakiran. Maksud fakir di sini adalah mencakup banyak aspek, bisa fakir harta, fakir hati, juga fakir ilmu. Oleh karena itu, orang yang membaca surat Al-Waqi'ah tiap malam akan terhindar dari segala macam kefakiran dalam hidupnya.

Keutamaan selanjutnya adalah mendatangkan kekayaan. Dalam salah satu riwayat disebutkan:

عن أنس عن رسول اللّه صلى اللّه عليه وسلم قال: «سُوْرَةُ الْوَاقِعَةِ سُوْرَةُ الْغِنَى فَاقْرَؤُوْهَا وَعَلِّمُوْهَا أَوْلَادَكُمْ» أخرج ابن مردويه

Artinya: "Diriwayatkan dari Anas, dari Rasulullah, beliau bersabda, “Surah Al-Waqi'ah adalah surat kekayaan, maka bacalah surat al-Waqiah, dan ajarkan kepada anak-anak kalian”. (HR. Ibnu Mardawaih)

Senada dengan riwayat ini, dalam kitab Firdaus karya Dailami disebutkan:

عن أنس عن رسول اللّه صلى اللّه عليه وسلم قال «عَلِّمُوْا نِسَاءَكُمْ سُوْرَةَ الْوَاقِعَةِ فَإِنَّهَا سُوْرَةُ الْغِنَى». أخرج الديلمي

Artinya: "Diriwayatkan dari Anas dari Rasulullah, beliau bersabda, “Ajarkanlah wanita-wanita kalian membaca surat Al-Waqi'ah, karena sesungguhnya ia adalah surat yang dapat mendatangkan kekayaan.” (H.R. Ad-Dailaimi, kitab Firdaus 3/10)

Dua hadis ini memang diperselisihkan terkait kesahihannya, akan tetapi kandungan haditsnya bisa digunakan dalam keutamaan amal, yakni membaca surat Al-Qur'an. Sebab di dalam surat al-Qur'an, masing-masing mengandung keistimewaan. 

Dengan demikian, siapa saja yang membiasakan membaca surat al-Waqi'ah bisa mendapat keutamaan yakni dijauhkan dari kefakiran dan dimudahkan mendapat kekayaan. Meski demikian, perlu dicatat bahwa itu semua tetap disertai dengan ikhtiar, berusaha dengan bekerja, bukan malah berdiam diri tanpa beraktivitas sama sekali.


Editor:
Al-Quran Digital

Syariah Lainnya

Hadits Online

Terbaru Lainnya

logo