Lupa Hitungan Rakaat Sholat? Ini Aturannya

Lupa Hitungan Rakaat Sholat? Ini Aturannya

Arina.id - Sifat lupa merupakan sifat dasar yang tidak bisa dilepaskan dari manusia . Sejak manusia pertama diturunkan ke bumi, sifat ini sudah melekat. Bahkan seorang Nabi pun tidak terhindar dari kelupaan. Rasulullah SAW bersabda:

إِنَّمَا أَنَا بَشَرٌ مِثْلُكُمْ أَنْسَى كَمَا تَنْسَوْنَ، فَإِذَا نَسِيتُ فَذَكِّرُونِي

Artinya: "Sesungguhnya aku hanyalah manusia seperti kalian, aku juga lupa sebagaimana kalian lupa. Jika aku lupa, maka ingatkanlah aku." (HR. Malik, no. 362 dalam al-Muwaṭṭa’)

Maksudnya, kelupaan yang menimpa Nabi SAW menjadi pelajaran bagi umatnya. Para sahabat pun mengetahui apa yang harus dilakukan ketika seseorang lupa, khususnya dalam perkara ibadah seperti lupa hitungan rakaat sholat.

Berikut hadits yang menceritakan Rasulullah lupa dengan rakaat sholat:

عن أبي هريرة رضي الله عنه قال: صلّى بنا النبى صلى الله عليه وسلم الظهرَ أو العصرَ، فسلمَ، فقال له ذو اليدين: الصلاةُ يا رسول الله، أنقصت؟ فقال النبي صلى الله عليه وسلم لأصحابه: أحق مَا يَقولُ. قالوا: نَعَم، فصلى ركعتين أخْرَيَينِ، ثم سَجدَ سجْدتَيْنِ

Artinya: "Dari Abu Hurairah RA, ia berkata: "Nabi SAW pernah sholat bersama kami sholat Dhuhur atau Ashar, kemudian beliau salam. Lalu Dzul Yadain berkata kepada beliau, "Wahai Rasulullah, apakah sholat ini dikurangi?" Lalu Nabi bertanya kepada para sahabat, "Apakah benar apa yang dikatakannya?" Mereka menjawab, "Ya, benar." Lalu beliau menambah dua rakaat lagi, kemudian sujud dua kali"." (HR Al-Bukhari).

Dalam riwayat lain, Nabi Muhammad juga lupa melakukan tasyahud awal yang bersumber dari Abdullah bin Buhainah:

أن النبي صلى الله عليه وسلم صلى بهمُ الظهرَ ، فقام في الركعتينِ الأولين ولم يجلس فقام الناسُ معه ، حتى إذا قضى الصلاة وانتظر الناسُ تسليمُه كبّر وهو جالسٌ ، فسجد سجدتين قبل أن يُسلّم ثم سلّم

Artinya: “Bahwasanya Rasulullah sholat Dzuhur bersama mereka (para sahabat), beliau langsung berdiri setelah dua rakaat pertama dan tidak duduk (di antara dua sujud), para jamaah pun tetap mengikuti Nabi sampai selesai menyempurnakan sholat, orang-orang pun menunggu salam Nabi, akan tetapi beliau malah bertakbir, padahal dalam keadaan duduk (tasyahhud akhir), kemudian beliau sujud dua kali (sahwi) sebelum salam, lalu salam.” (HR Muttafaqun’alaihi).

Harus diakui, bahwa salah satu bentuk kelupaan yang sering terjadi ialah lupa jumlah rakaat sholat. Tidak jarang pikiran melayang saat sholat, hingga ketika imam mengucapkan salam, baru kita tersadar sedang sholat. Bahkan, terkadang setelah salam berlalu, kita baru menyadari ada rakaat yang terlewat.

Dalam kondisi demikian, para ulama memberikan panduan. Imam Al-Qaffāl dalam Ḥilyatul ʿUlamā fī Maʿrifatil Madzāhib al-Fuqahā menjelaskan:

وَإِنْ نَسِيَ رَكْعَةً مِنْ رَكَعَاتِ الصَّلَاةِ وَذَكَرَهَا بَعْدَ السَّلَامِ فَإِنْ لَمْ يَتَطَاوَلْ الْفَصْلُ أَتَى بِهَا وَبَنَى عَلَى صَلَاتِهِ، وَإِنْ تَطَاوَلَ الْفَصْلُ اسْتَأْنَفَهَا

Artinya: "Apabila seseorang lupa satu rakaat sholat dan baru teringat setelah salam, maka jika jeda waktunya tidak terlalu lama, ia menambah rakaat tersebut dan menyempurnakan sholatnya. Namun jika selang waktunya cukup lama, maka ia wajib mengulang sholat dari awal."

Tentang batasan “terlalu lama” ini, terdapat perbedaan pendapat. Menurut Abu Ishaq, ukurannya adalah kadar satu rakaat. Jika jeda kurang dari itu, ia boleh menambah rakaat yang terlupa. Jika lebih dari kadar itu, sholatnya harus diulang.

Ini juga merupakan pendapat Imam asy-Syafi‘i sebagaimana dijelaskan dalam al-Buwaiti bahwa pendapat kedua, tolok ukurnya berdasarkan kebiasaan masyarakat. Jika menurut adat sudah dianggap lama, maka sholat harus diulang. Jika masih dianggap sebentar, cukup ditambah rakaat yang terlupa.

Pelajaran penting dari hadits tentang Nabi yang lupa jumlah rakaat dan lupa tasyahud awal adalah tentang syariat Islam (tashri' Islam) khususnya di dalam hukum fiqih. Bagi siapa saja yang lupa jumlah rakaat dalam sholat, secepatnya disusuli rakaat yang kurang tersebut dan melakukan sujud sahwi. Wallahu a'lam


Editor:
Al-Quran Digital

Syariah Lainnya

Hadits Online

Terbaru Lainnya

logo