Setiap makhluk yang hidup di dunia ini tak terlepas dari cinta dan kasih sayang Allah SWT. Allah SWTdengan sifat-Nya yang Maha Pengasih, atau yang dikenal dengan sebutan Ar-Rahman, memberikan kasih sayang-Nya secara luas kepada seluruh makhluk-Nya, tanpa terkecuali.
Sifat ini menyentuh semua, baik mereka yang taat maupun yang kerap melakukan maksiat. Bahkan seringkali kita melihat bahwa orang-orang yang mungkin jauh dari ketaatan justru terlihat lebih sejahtera dan bahagia dalam kehidupannya. Ini adalah bukti dari sifat Ar-Rahman, di mana kasih sayang Allah SWT tak terbatas hanya pada hamba yang taat saja.
Namun, di balik sifat Allah yang Maha Pengasih ini, ada juga bentuk kasih sayang yang lebih khusus yang hanya diberikan kepada hamba yang benar-benar dicintai-Nya.
Bukan sembarang cinta, namun cinta yang mendalam dan istimewa, yang membawa hamba tersebut lebih dekat kepada-Nya dan lebih mampu merasakan kehadiran Allah dalam setiap aspek kehidupannya. Lantas, apa saja hal-hal istimewa yang hanya Allah SWT berikan kepada hamba yang dicintai-Nya?
Dalam literatur keislaman, ditemukan setidaknya 4 hal yang secara khusus hanya diberikan kepada hamba-hamba yang mendapat cinta khusus dari Allah SWT.
Pertama adalah ilmu. Ilmu merupakan salah satu hal istimewa yang hanya diberikan kepada hamba yang dicinta Allah SWT. Sebagaimana telah dijelaskan dalam kitab Al Manhaj As Sawi halaman 110 berikut:
أن الدنيا يُعطيها اللهُ مَنْ يُحِبُّ ومن لا يحب، ولا يُعطي العلم إلا من يحبه من الأبرار
Artinya: “Sesungguhnya harta dunia itu Allah SWT berikan kepada hamba yang dicintaiNya dan hamba yang dibenciNya. Namun Allah SWT hanya memberikan ilmu kepada hamba yang dicintaiNya dari kalangan Al Abrar (hamba yang senantiasa melakukan kebaikan)”
Namun perlu dipahami bahwa ilmu disini hanyalah ilmu yang bermanfaat serta dapat menambah kedekatan kepada Allah SWT. Sebab, seorang yang berilmu namun ilmu tersebut tak bermanfaat bagi dirinya maupun orang lain maka akan mendapat siksaan yang pedih kelak di akhirat. Sebagaimana hadits berikut
إن أشد الناس عذابا يوم القيامة عالم لم ينفعه الله بعلمه
Artinya: “Sesungguhnya manusia yang paling diadzab (disiksa) kelak pada hari kiamat adalah orang alim (yang berilmu), tapi tidak mengamalkan (ilmunya tidak bermanfaat bagi orang lain dan lingkungannya)” (HR: Thabrani).
3 hal istimewa selanjutnya adalah fakir, sakit, dan sabar. 3 hal ini bahkan merupakan salah satu harta karun Allah SWT yang hanya diberikan kepada hamba yang dicintaiNya. Sebagaimana dijelaskan dalam kitab Nasaihul Ibad karya Syaikh Nawawi Al Bantani berikut:
وعن بعض الحكماء أنه قال: ثلاث من كنز الله تعالى لا يعطيها الله إلا من أحبه الفقر والمرض، والصبر
Artinya: “Sebagian para ahli hikmah pernah berkata: “ Ada tiga hal yang termasuk merupakan harta karun Allah SWT yang hanya diberikan kepada hamba yang dicintaiNya, yakni fakir, sakit, dan sabar.”
Keempat hal ini, yaitu ilmu yang bermanfaat, keadaan fakir, sakit, dan kesabaran, merupakan bentuk cinta khusus dari Allah SWT kepada hamba-hamba pilihan-Nya. Ini bukan hanya sekadar pemberian, tetapi juga ujian dan pelajaran berharga yang membawa seorang hamba lebih dekat kepada TuhanNya. Semoga kita semua termasuk hamba yang mendapatkan cinta dan kasih sayang-Nya yang istimewa. Wallahu a'lam bissawab.
Ahmad Yaafi Kholilurrohman
Penikmat Insight Keislaman, Alumni Ma'had Aly Situbondo, Jawa Timur
Editor:


