Pesan Nabi Ibrahim ke Rasulullah ketika Mi’raj: Sampaikan Amalan Ini kepada Umatmu!

Pesan Nabi Ibrahim ke Rasulullah ketika Mi’raj: Sampaikan Amalan Ini kepada Umatmu!

Arina.id - Peristiwa Isra’ Mi’raj merupakan salah satu mukjizat besar yang dialami oleh Rasulullah SAW. Selain menerima perintah sholat, dalam perjalanan yang ditempuh dalam satu malam ini, beliau juga mengalami banyak kejadian menakjubkan. Salah satunya adalah pertemuan Rasulullah dengan para nabi terdahulu saat melakukan Mi’raj, yaitu perjalanan dari Masjidil Aqsa menuju Sidratul Muntaha.

Di setiap lapisan langit yang dilalui, Rasulullah SAW bertemu dengan para nabi yang telah diutus sebelum beliau. Syaikh Nawawi al-Bantani, dalam kitabnya Nur ad-Dzalam Syarah Nadzam ‘Aqidatul ‘Awam, menjelaskan dengan gamblang mengenai nabi-nabi yang ditemui Rasulullah SAW di setiap langit.

Berikut penjelasan lengkapnya:

وَرَأَى فِي السَّمَاءِ الْأُولَى آدَمَ، وَرَأَى النِّيلَ وَالْفُرَاتَ، وَرَأَى فِي الثَّانِيَةِ يَحْيَى وَعِيسَى. وَحِكْمَةُ كَوْنِهِمَا فِي سَمَاء وَاحِدَةٍ مَعَ أَنَّ كُلَّ وَاحِدَةٍ مِنَ السَّمَاوَاتِ غَيْرُ الثَّانِيَةِ فِيهَا نَبِيٌّ وَاحِدٌ، أَنَّ عِيسَى يَنْزِلُ آخِرَ الزَّمَانِ فَيَبْقَى فِيهَا يَحْيَى، فَلَا تَخْلُو سَمَاء عَنْ نَبِيٍّ وَفِي الثَّالِثَةِ يُوسُفُ عَلَيْهِ السَّلَامُ، وَفِي الرَّابِعَةِ إِدْرِيسُ، وَفِي الْخَامِسَةِ هَارُونُ، وَفِي السَّادِسَةِ مُوسَى، وَفِي السَّابِعَةِ إِبْرَاهِيمُ وَرُوِيَ أَنَّ إِدْرِيسَ فِي الثَّانِيَةِ، وَهَارُونَ فِي الرَّابِعَةِ، وَإِبْرَاهِيمَ فِي السَّادِسَةِ، وَمُوسَى فِي السَّابِعَةِ وَالرِّوَايَةُ الْأُولَى أَصَحُّ

Artinya: ”Di langit pertama, Rasullah bertemu dengan Nabi Adam dan melihat sungai Nil serta Eufrat. Di langit kedua, beliau bertemu dengan Nabi Yahya dan Nabi Isa. Hikmah keduanya berada di langit yang sama meskipun pada umumnya setiap langit ditempati oleh satu nabi adalah karena Nabi Isa akan turun ke bumi di akhir zaman, sementara Nabi Yahya tetap di langit tersebut. Dengan demikian, tidak ada satu langit pun yang kosong dari keberadaan seorang nabi. Di langit ketiga, Nabi bertemu dengan Nabi Yusuf. Di langit keempat, Nabi Idris. Di langit kelima, Nabi Harun. Di langit keenam, Nabi Musa. Dan di langit ketujuh, Nabi Ibrahim. Namun, ada riwayat lain yang menyebutkan bahwa Nabi Idris berada di langit kedua, Nabi Harun di langit keempat, Nabi Ibrahim di langit keenam, dan Nabi Musa di langit ketujuh. Riwayat pertama dianggap lebih kuat.”

Pada saat bertemu dengan Nabi Ibrahim AS di langit ketujuh, Rasulullah SAW menerima sebuah pesan dari Nabi Ibrahim  untuk disampaikan kepada umatnya setelah perjalanan Isra' Mi'raj selesai. Nabi Ibrahim berpesan kepada Rasulullah untuk memberitahukan umatnya agar memperbanyak dzikir: Subhanallah, Alhamdulillah, Laa ilaaha illallah, dan Allahu Akbar. Sebab, surga adalah hamparan yang luas, dan tanaman di dalamnya adalah dzikir-dzikir tersebut.

وَعَنْ اِبْنِ مَسْعُودٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَقِيتُ إِبْرَاهِيمَ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَيْلَةَ أُسْرِيَ بِي، فَقَالَ: يَا مُحَمَّدُ، أَقْرِئْ أُمَّتَكَ مِنِّي السَّلَامَ، وَأَخْبِرْهُمْ أَنَّ الْجَنَّةَ طَيِّبَةُ التُّرْبَةِ، عَذْبَةُ الْمَاءِ، وَأَنَّهَا قِيعَانٌ، وَأَنَّ غِرَاسَهَا: سُبْحَانَ اللَّهِ، وَالْحَمْدُ لِلَّهِ، وَلَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ، وَاللَّهُ أَكْبَرُ رَوَاهُ التِّرْمِذِيُّ وَقَالَ: حَدِيثٌ حَسَنٌ

Artinya: “Dari Ibnu Mas’ud RA, ia berkata: “Rasulullah SAW bersabda: “Aku bertemu dengan Nabi Ibrahim AS pada malam ketika aku diperjalankan (Isra' Mi'raj). Nabi Ibrahim berkata, “Wahai Muhammad, sampaikan salamku kepada umatmu dan kabarkan kepada mereka bahwa surga itu tanahnya sangat subur, airnya sangat segar, dan surga itu berupa hamparan kosong (yang luas). Tanaman surga adalah dzikir: Subhanallah, Alhamdulillah, Laa ilaaha illallah, dan Allahu Akbar. Hadits diriwayatkan oleh Imam Tirmidzi, beliau berkata: status hadits ini adalah hasan” (Riyadhus Salihin, [Beirut; Dar Ibnu Katsir, 2007] halaman 398 hadis ke 1440)

Itulah pesan Nabi Ibrahim AS kepada Rasulullah saat peristiwa Isra’ Mi’raj. Sebagai umat Rasulullah SAW, sudah sepantasnya kita menyambut “oleh-oleh” tersebut dengan memperbanyak dzikir Subhanallah, Alhamdulillah, Laa ilaaha illallah, dan Allahu Akbar. Wallahu a’lam bish shawab.


$data['detail']->authorKontri->kontri

Ahmad Yaafi Kholilurrohman
Penikmat Insight Keislaman, Alumni Ma'had Aly Situbondo, Jawa Timur


Editor:
Al-Quran Digital

Syariah Lainnya

Hadits Online

Terbaru Lainnya

logo