Dark
Light
Dark
Light

Niat dan Tata Cara Melaksanakan Sholat Idul Fitri

Niat dan Tata Cara Melaksanakan Sholat Idul Fitri

Arina.id – Setelah sebulan penuh berjuang melawan hawa nafsu melalui pelaksanaan ibadah puasa Ramadan, umat Islam bersiap menyambut hari kemenangan, yaitu Hari Raya Idul Fitri. Pada hari pertama di bulan Syawal ini umat Islam sangat dianjurkan untuk melaksanakan sholat Id secara berjamaah.

Imam An-Nawawi dalam kitab Majmu Syarah al-Muhadzab (KSA, Maktabah Al-Irsyad:V/18-19) memberikan penjelasan terkait sholat Idul Fitri. Menurutnya, para ulama sepakat bahwa dalam melaksanakan sholat Id tidak ada azan dan iqamat. Selain itu, para ulama pun sepakat bahwa sholat Idul Fitri terdiri dari 2 rakaat. 

Tata cara pelaksanaan sholat Idul Fitri bisa dikatakan hampir sama dengan sholat pada umumnya. Namun demikian, ada sedikit perbedaan yang cukup mencolok pada pelaksanaan sholat Id, yaitu pada takbir di setiap awal rakaat. Adapun tata cara sholat Idul Fitri adalah sebagaimana berikut:

1. Niat

Salah satu rukun dalam sholat adalah niat, untuk itu ketika akan melaksanakan sholat Idul Fitri hendaknya mengucapkan niat dalam hati. Adapun pelafalan niat melalui lisan hanya untuk membantu memantapkannya dalam hati. 

Berikut ini adalah lafal niat sholat Idul Fitri, baik saat menjadi imam maupun makmum:

Niat Imam

أُصَلِّي سُنَّةً لعِيْدِ اْلفِطْرِ رَكْعَتَيْنِ إِمَامًا لِلّٰهِ تَعَــالَى

Ushallî sunnatan li‘idil fitri rak‘ataini imaman lillâhi ta‘ala

Artinya : “Aku berniat melaksanakan sholat sunnah Idul Fitri dua rakaat seraya menjadi imam karena Allah ta’ala.”

Niat Makmum

أُصَلِّي سُنَّةً لعِيْدِ اْلفِطْرِ رَكْعَتَيْنِ مَأْمُوْمًا لِلّٰهِ تَعَــالَى

Ushallî sunnatan li‘idil fitri rak‘ataini ma’muman lillâhi ta‘ala

Artinya : “Aku berniat melaksanakan sholat sunnah Idul Fitri dua rakaat seraya menjadi makmum karena Allah ta’ala.”

2. Takbiratul Ihram

Takbiratul ihram adalah mengucapkan kalimat “Allâhu Akbar” sambil mengangkat kedua tangan. Pada saat yang sama, hati menetapkan niat sebagaimana dijelaskan pada poin pertama. Dengan demikian, praktik nomor 1 dan 2 dilakukan secara bersamaan.

3. Membaca doa iftitah

Setelah menunaikan takbiratul ihram, langkah berikutnya adalah membaca doa iftitah, pembacaan doa ini hukumnya sunnah.

4. Takbir 7 kali

Usai takbiratul ihram dan membaca doa iftitah, selanjutnya adalah membaca takbir sambil mengangkat tangan sebanyak 7 kali dan setiap selesai takbir membaca doa berikut:

سُبْحَانَ اللهِ وَالْحَمْدُ لِلّٰهِ وَلاَ إِلٰهَ إِلاَّ اللهُ وَاللهُ أَكْبَرُ

Subḫanallâhi wal ḫamdulillâhi wallâhu akbar.

Artinya: “Maha Suci Allah, segala puji bagi Allah, tiada tuhan selain Allah, Allah maha besar.”

Selain doa tersebut, sebagian ulama berpendapat bahwa doa yang dibaca adalah sebagaimana berikut:

اللهُ أَكْبَرُ كَبِيرًا، وَالْحَمْدُ لِلّٰهِ كَثِيرًا، وَسُبْحَانَ اللهِ بُكْرَةً وَأَصِيلًا وَصَلَّى اللَّهُ عَلَى مُحَمَّدٍ وَآلِهِ وَسَلَّمَ كَثِيرًا

Allâhu akbar kabîran, wal ḫamdulillâhi katsîran, wa subhanallahi bukratan wa ashîla wa shallallâhu ‘ala Muḫammadin wa âlihi wa sallama katsîran.

Artinya: “Allah Maha Besar, segala puji hanya bagi Allah, Maha Suci Allah pada pagi dan petang hari, semoga Allah melimpahkan shalawat dan salam yang banyak kepada Nabi Muhammad dan keluarganya.”

5. Membaca Al-Fatihah

Membaca Surat Al-Fatihah merupakan bagian dari rukun sholat, dengan demikian dalam melaksanakan sholat Idul Fitri harus membaca surat Al-Fatihah. 

6. Membaca Surat Pendek

Usai membaca Surat Al-Fatihah, dilanjutkan dengan membaca surat-surat pendek. Menurut Imam Nawawi, surat yang disunnahkan untuk dibaca pada rakaat pertama adalah Surat Qaf dan pada rakaat kedua membaca Surat Al-Qamar , atau bisa juga Surat Al-A‘la di rakaat pertama dan Al-Ghasyiyah di rakaat kedua.

7. Ruku dan Sujud

Setelah membaca surat tersebut, sholat dilanjutkan seperti biasa, yaitu dengan ruku, i‘tidal, sujud pertama, duduk di antara dua sujud, lalu sujud kedua.

8. Takbir 5 Kali

Setelah sujud kedua kemudian berdiri dan mengucapkan takbir sebanyak 5 kali. Di sela-sela takbir ini membaca doa sebagaimana pada poin keempat.

9. Melanjutkan Rangkaian Sholat

Setelah takbir 5 kali di rakaat kedua, selanjutnya melakukan praktik sholat sebagaimana umumnya, yaitu membaca Surat Al-Fatihah sampai ditutup dengan salam.

Menurut qaul jadid Imam Syafi'i, jika makmum datang terlambat, ia cukup mengikuti jumlah takbir yang sedang berlangsung tanpa perlu menambah takbir agar genap menjadi 7 atau 5 takbir. 

10. Mendengarkan Khutbah

Setelah selesai melaksanakan sholat Id, jamaah dianjurkan untuk tidak langsung pulang, melainkan tetap duduk dan mendengarkan khutbah Idul Fitri.

Demikianlah tata cara pelaksanaan sholat Idul Fitri. Dengan memahami dan melaksanakannya sesuai tuntunan, diharapkan setiap muslim dapat menunaikannya dengan khusyuk dan sempurna, serta meraih keberkahan di hari yang penuh kemenangan ini.


Editor: Aiz Luthfi
Al-Quran Digital

Syariah Lainnya

Hadits Online

Terbaru Lainnya

logo