Arina.id - Puasa Ramadan merupakan ibadah utama yang diwajibkan bagi umat Islam. Selain menahan diri dari makan, minum, dan hawa nafsu dari fajar hingga maghrib, Ramadan juga menjadi bulan penuh berkah dengan berbagai amalan sunnah yang dianjurkan, salah satunya adalah sholat Tarawih.
Sholat Tarawih memiliki kedudukan istimewa dalam puasa Ramadan karena menjadi penegas atas janji Allah mengenai ampunan dosa bagi mereka yang menjalankan ibadah di bulan suci ini.
Terdapat banyak sekali keterangan yang menyebutkan tentang keutamaan bulan Ramadan. Salah satunya ialah hadits:
قَدْ جَاءَكُمْ رَمَضَانُ شَهْرٌمُبَارَكٌ افْتَرَضَ اللهُ عَلَيْكُمْ صِيَامَهُ تُفْتَحُ فَيْهِ أبْوَابُ الْجَنَّةِ وَيُغْلَقُ فَيْهِ أبْوَابُ الْجَحِيْمِ وَتُغَلًّ فَيْه الشَّيَاطيْنُ فيْهِ لَيْلَةٌ خَيْرٌ مِنْ ألْفِ شَهْرٍ
Artinya: "Telah datang Bulan Ramadhan, bulan penuh berkah, maka Allah mewajibkan kalian untuk berpuasa pada bulan itu, saat itu pintu-pintu surga dibuka, pintu-pintu neraka ditutup, para setan diikat dan pada bulan itu pula terdapat satu malam yang nilainya lebih baik dari seribu bulan," (HR. Ahmad).
Dalam kesempatan yang lain, Rasulullah juga menegaskan bahwa selama bulan Ramadan, Allah SWT menutup pintu neraka serta membelenggu setan dan jin sehingga potensi manusia untuk melakukan banyak ibadah selama Ramadan menjadi lebih besar.
Rasulullah SAW bersabda:
إذَا كَانَ أوَّلُ لَيْلَةٍ مِنْ شَهْرِرَمَضَانَ صُفِّدَتْ الشَّيَاطِيْنُ وَمَرَدَةُ الْجِنِّ وَغُلِّقَتْ أبْوَابُ النَّارِ فَلَمْ يُفْتَحْ مِنْهَا بَابٌ وَفُتِّحَتْ أبْوَابُ الجَنَّةِ فَلَمْ يُغْلَقْ مِنْهَا بَابٌ وَيُنَادِيْ مُنَادٍ يَا بَاغِيَ الْخَيْرِ وَيَا بَاغِيَ الشَّرِّ أقْصِرْ وَلِلَّهِ عُتَقَاءُ مِنَ النَّارِ وَذَلِكَ كُلُّ لَيْلَةٍ
Artinya: "Jika awal Ramadan tiba, maka setan-setan dan jin dibelenggu, pintu-pintu neraka ditutup, tidak ada satu pintu pun yang dibuka. Sedangkan pintu-pintu surga dibuka, dan tidak satu pintu pun yang ditutup. Lalu ada seruan (pada bulan Ramadan); Wahai orang yang menginginkan kebaikan, datanglah. Wahai orang yang ingin kejahatan, tahanlah dirimu. Pada setiap malam Allah SWT memiliki orang-orang yang dibebaskan dari neraka,"(HR Tirmidzi).
Dari semua hal yang menjanjikan selama Ramadan, salah satu yang terbaik adalah janji tentang terampuninya dosa. Rasulullah SAW menyatakan hal tersebut dalam hadits:
مَنْ صَامَ رَمَضَانَ إيْمَا نًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ
Artinya: "Barangsiapa berpuasa dibulan Ramadhan karena iman dan mengharap pahala dari Allah maka akan diampuni dosa-dosanya yang telah lalu," (HR Bukhari dan Muslim).
Selain puasa, salah satu ibadah yang menjadi bagian dari ikhtiar untuk mendapatkan ampunan tersebut ialah sholat Tarawih atau yang bisa juga disebut sebagai qiyam Ramadan.
Hadis tentang Sholat Tarawih dan Pengampunan Dosa
Rasulullah SAW bersabda:
مَنْ قَامَ رَمَضَانَ إيمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ
Artinya: "Barang siapa yang menghidupkan malam Ramadan dengan penuh keimanan dan mengharap pahala, maka akan diampuni dosa-dosanya yang telah lalu." (HR. Bukhari dan Muslim)
Hadits ini menegaskan bahwa sholat malam di bulan Ramadan, yang salah satunya adalah Tarawih, menjadi bagian dari jalan menuju pengampunan dosa. Dengan menjalankan sholat Tarawih, seorang Muslim tidak hanya meneguhkan keimanan, tetapi juga memperoleh kesempatan untuk mendapatkan rahmat Allah yang besar.
Sholat Tarawih sebagai Penyempurna Ibadah Puasa
Puasa Ramadan bukan hanya sekadar menahan lapar dan dahaga, tetapi juga merupakan proses pensucian diri. Dalam hal ini, sholat Tarawih menjadi pelengkap yang menyempurnakan ibadah puasa. Jika puasa membersihkan jiwa dari keburukan dan mengajarkan kesabaran, maka sholat Tarawih menjadi sarana untuk mendekatkan diri kepada Allah secara lebih intens.
Ibadah ini juga menanamkan kebiasaan baik dalam diri seorang Muslim untuk lebih memperbanyak ibadah di malam hari. Dengan melaksanakan sholat Tarawih, seorang Muslim dapat merasakan keseimbangan antara ibadah siang (puasa) dan ibadah malam (sholat Tarawih), yang secara keseluruhan membantu dalam perjalanan spiritualnya.
Menjalankan sholat Tarawih secara konsisten selama Ramadan dapat melatih seorang Muslim untuk lebih istiqamah dalam beribadah. Kedisiplinan dalam melaksanakan sholat ini dapat berlanjut setelah Ramadan, sehingga kebiasaan beribadah tidak hanya terbatas pada bulan suci saja.
Keutamaan lain dari sholat Tarawih adalah meningkatkan kekhusyukan dan memperkuat hubungan dengan Allah. Sholat yang dilakukan secara berjamaah di masjid juga menjadi sarana mempererat ukhuwah Islamiyah di antara sesama Muslim.
Rasulullah SAW pernah bersabda bahwa semakin banyak ibadah sholat sunah yang dilakukan seseorang, maka semakin Allah akan meninggikan derajat serta menghapus dosanya:
عَلَيْكَ بِكَثْرَةِ السُّجُودِ فَإِنَّكَ لاَ تَسْجُدُ لِلَّهِ سَجْدَةً إِلاَّ رَفَعَكَ اللَّهُ بِهَا دَرَجَةً وَحَطَّ عَنْكَ بِهَا خَطِيئَةً
Artinya: “Hendaklah engkau memperbanyak sujud (perbanyak sholat). Karena tidaklah engkau memperbanyak sujud karena Allah melainkan Allah akan meninggikan derajatmu dan menghapuskan dosamu.” (HR. Muslim, no. 488)
Dengan demikian bisa kita pahami bersama bahwa sholat Tarawih memiliki posisi yang sangat penting dalam puasa Ramadan karena menjadi salah satu sarana bagi umat Islam untuk meraih ampunan dosa dan memperkuat keimanan. Selain sebagai penyempurna ibadah puasa, sholat Tarawih juga menjadi momentum bagi seorang Muslim untuk lebih mendekatkan diri kepada Allah dan meningkatkan kualitas spiritualnya. Oleh karena itu, menjalankan sholat Tarawih dengan penuh keimanan dan keikhlasan merupakan bagian dari upaya mengoptimalkan ibadah selama bulan Ramadan. Wallahu a'lam bish shawab.
Editor:


