Niat dan Doa Lengkap Zakat Fitrah: Arab, Latin & Artinya

Niat dan Doa Lengkap Zakat Fitrah: Arab, Latin & Artinya

Zakat fitrah merupakan ibadah spesial yang hanya diwajibkan di bulan suci Ramadhan. Berbeda dengan zakat mal yang hanya untuk kalangan tertentu, zakat fitrah berlaku untuk seluruh umat Islam, kecuali mereka yang sama sekali tidak mempunyai makanan pokok di hari raya.

Syekh Muhammad bin Qasim Al-Ghazi dalam Fathul Qarib menjelaskan, kewajiban zakat fitrah akan berlaku jika terpenuhi tiga persyaratan, yaitu:

  1. Beragama Islam, bagi non-Muslim tidak wajib membayar zakat fitrah, kecuali untuk keluarganya yang beragama Islam.
  2. Sudah memasuki waktu wajib zakat fitrah, yaitu masih hidup di hari terakhir bulan Ramadhan. Muslim yang meninggal di malam hari raya (setelah terbenam matahari/1 Syawal) tidak diwajibkan membayar zakat. Begitu pun untuk bayi yang baru lahir di waktu tersebut.
  3. Di malam atau hari raya, mempunyai stok makanan pokok yang melebihi kebutuhan diri sendiri dan keluarga. (Syekh Muhammad bin Qasim Al-Ghazi. Fathul Qarib [Beirut, Dar Ibn Hazm: 2005] halaman 130-131)

Niat Zakat Fitrah

Para ulama sepakat bahwa niat merupakan salah satu rukun yang harus dikerjakan oleh umat Islam saat hendak melaksanakan ibadah. Hal ini berdasarkan pada sabda Rasulullah sebagaimana berikut:

إِنَّمَا الْأَعْمَالُ بِالنِّيَّاتِ 

Artinya: “Sesungguhnya (sahnya) amal itu tergantung kepada niatnya” (HR Bukhari).

Mengingat hal tersebut, saat akan mengeluarkan zakat fitrah hendaknya umat Islam melakukan niat. Meskipun niat dilakukan dalam hati, namun sangat dianjurkan untuk melafalkan (talaffudz) niat tersebut dengan lisan. Tujuannya adalah untuk membantu memantapkannya dalam hati.

Berikut ini adalah beberapa lafal niat ketika hendak mengeluarkan zakat fitrah yang disesuaikan dengan peruntukannya.

Niat Zakat Fitrah untuk Diri Sendiri

نَوَيْتُ اَنْ اُخْرِجَ زَكَاةَ الْفِطْرِ عَنْ نَفْسِي فَرْضًا ِللهِ تَعَالَى

Nawaitu an ukhrija zakatal fitri ‘an nafsî fardlan lillâhi ta‘ala

Artinya: “Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk diriku sendiri, fardu karena Allah Ta‘âlâ.”

Niat Zakat Fitrah untuk Istri

نَوَيْتُ اَنْ اُخْرِجَ زَكَاةَ الْفِطْرِ عَنْ زَوْجَتِي فَرْضًا ِللهِ تَعَالَى

Nawaitu an ukhrija zakatal fitri ‘an zaujatî fardlan lillâhi ta‘ala

Artinya: “Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk istriku, fardu karena Allah Ta‘âlâ.”

Niat Zakat Fitrah untuk Anak Laki-laki

نَوَيْتُ اَنْ اُخْرِجَ زَكَاةَ الْفِطْرِ عَنْ وَلَدِي ... فَرْضًا ِللهِ تَعَالَى

Nawaitu an ukhrija zakatal fitri ‘an waladî... (sebutkan nama anaknya)  fardlan lillâhi ta‘ala

Artinya: “Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk anak laki-lakiku…. (sebutkan nama anaknya), fardu karena Allah Ta‘âlâ.”

Niat Zakat Fitrah untuk Anak Perempuan

نَوَيْتُ اَنْ اُخْرِجَ زَكَاةَ الْفِطْرِ عَنْ بِنْتِي ... فَرْضًا ِللهِ تَعَالَى

Nawaitu an ukhrija zakatal fitri ‘an bintî ... (sebutkan nama anaknya) fardlan lillâhi ta‘ala

Artinya: “Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk anak perempuanku…. (sebutkan nama anaknya), fardu karena Allah Ta‘âlâ.”

Niat Zakat Fitrah untuk Diri Sendiri dan Keluarga

نَوَيْتُ اَنْ اُخْرِجَ زَكَاةَ الْفِطْرِ عَنِّي وَعَنْ جَمِيْعِ مَا يَلْزَمُنِيْ نَفَقَتُهُمْ شَرْعًا فَرْضًا ِللهِ تَعَالَى

Nawaitu an ukhrija zakatal fitri ‘annî wa ‘an jamî‘i mâ yalzamunî nafaqâtuhum syar‘an fardlan lillâhi ta‘ala

Artinya: “Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk diriku dan seluruh orang yang nafkahnya menjadi tanggunganku, fardu karena Allah Ta‘âlâ.”

Niat Zakat Fitrah untuk Orang yang Diwakilkan

نَوَيْتُ اَنْ اُخْرِجَ زَكَاةَ الْفِطْرِ عَنْ  (...) فَرْضًا ِللهِ تَعَالَى

Nawaitu an ukhrija zakatal fitri ‘an ... (sebutkan nama orangnya) fardlan lillâhi ta‘ala

Artinya: “Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk… (sebutkan nama orangnya), fardu karena Allah Ta‘âlâ.”

Doa Menerima Zakat

Sementara itu, jika seseorang berada di posisi sebagai penerima zakat, maka ia dianjurkan untuk memanjatkan doa-doa yang baik kepada pemberi zakat. Di antara doa menerima zakat adalah sebagaimana berikut: 

اَجَرَكَ اللهُ فِيْمَا اَعْطَيْتَ وَ بَارَكَ فِيْمَا اَبْقَيْتَ وَجَعَلَهُ لَكَ طَهُوْرًا

Ajarakallâhu fîmâ a‘thaita wa bâraka fîmâ abqaita wa ja‘alahu laka thahûra.

Artinya: “Semoga Allah memberikan pahala atas apa yang engkau berikan, dan semoga Allah memberikan berkah atas harta yang kau simpan dan menjadikannya sebagai pembersih bagimu.”

Itulah doa atau niat ketika hendak membayar zakat fitrah untuk diri sendiri, anak, maupun keluarga. Namun demikian, bagi umat Islam yang merasa kesulitan untuk melafalkan niat dengan Bahasa Arab sebagaimana di atas, tidak menjadi masalah jika niat zakat fitrah diucapkan dengan bahasa daerah. Wallahu a‘lam


Editor:
Al-Quran Digital

Syariah Lainnya

Hadits Online

Terbaru Lainnya

logo