Arti Mimpi Mencium Hajar Aswad

Arti Mimpi Mencium Hajar Aswad

Arina.id - Karena pertama kali bisa mencium Hajar Aswad saat ibadah haji, atau karena pernah menonton tayangan seseorang yang mencium Hajar Aswad di televisi, seringkali hal tersebut akhirnya terbawa ke dalam mimpi. Bagi sebagian orang yang telah berhaji, mimpi itu muncul karena rasa tidak percaya, seolah-olah masih tak menyangka bisa benar-benar mencium batu yang mulia itu.

Sementara bagi yang belum berhaji, mimpi itu bisa hadir karena keinginan yang begitu kuat untuk suatu hari bisa menyentuh dan mencium Hajar Aswad secara langsung.

Lantas apa sebenarnya arti mimpi mencium Hajar Aswad menurut ulama?

Dalam literatur kitab tafsir mimpi, ditemukan beragam makna mengenai arti mimpi mencium Hajar Aswad. Menurut Ibnu Sirin dalam kitabnya Tafsir al-Ahlam, makna mimpi tentang Hajar Aswad bergantung pada bagaimana seseorang memperlakukannya di dalam mimpi. 

Jika ia memperlakukan Hajar Aswad dengan baik, seperti menyentuh atau menciumnya. maka itu merupakan pertanda baik. Namun, apabila seseorang bermimpi memperlakukan Hajar Aswad secara buruk, seperti mencabutnya dan mengambilnya untuk diri sendiri, maka itu merupakan pertanda buruk.

وَمَن رَأَى كَأَنَّهُ مَسَّ الحَجَرَ الأَسْوَدَ، فَقِيلَ: إِنَّهُ يَقْتَدِي بِإِمَامٍ مِن أَهْلِ الحِجَازِ. فَإِنْ قَلَعَ الحَجَرَ الأَسْوَدَ وَاتَّخَذَهُ لِنَفْسِهِ خَاصَّةً، فَإِنَّهُ يَنْفَرِدُ فِي الدِّينِ بِبِدْعَةٍ. وَمَنْ رَأَى كَأَنَّهُ وَجَدَ الحَجَرَ بَعْدَمَا فَقَدَهُ النَّاسُ، فَوَضَعَهُ مَكَانَهُ، فَهَذِهِ رُؤْيَا رَجُلٍ يَظُنُّ أَنَّهُ عَلَى الهُدَى وَسَائِرُ النَّاسِ عَلَى الضَّلَالَةِ

Artinya: ”Barang siapa bermimpi seolah-olah menyentuh Hajar Aswad, maka dikatakan bahwa ia akan mengikuti seorang imam dari kalangan ulama Hijaz (Makkah dan sekitarnya). Namun, jika ia bermimpi mencabut Hajar Aswad dan mengambilnya hanya untuk dirinya sendiri, maka itu pertanda bahwa ia akan menyendiri dalam urusan agama dengan membawa ajaran baru (bid’ah)."

Sedangkan jika seseorang bermimpi menemukan Hajar Aswad setelah sebelumnya hilang dari pandangan manusia, lalu ia meletakkannya kembali ke tempat semula, maka mimpi itu menggambarkan sosok orang yang meyakini bahwa dirinya berada di atas petunjuk (kebenaran), sementara orang lain berada dalam kesesatan.”(Tafsir al- Ahlam, juz 1 hal.101)

Lebih lanjut dalam kitab Ta’tirul Anam fi Ta’bir al-Manam halaman 17 bermimpi mencium Hajar Aswad memliki beberapa arti sebagai berikut;

الاِسْتِلَامُ الحَجَرِ الأَسْوَدِ فِي المَنَامِ دَلِيلٌ عَلَى مُبَايَعَةِ الخُلَفَاءِ وَالمُلُوكِ، أَوِ التَّوْبَةِ عَلَى يَدِ إِمَامٍ عَالِمٍ، وَرُبَّمَا دَلَّ ذَلِكَ عَلَى تَقْبِيلِ الوَلَدِ أَوِ الزَّوْجَةِ أَوِ الحَلِيلِ، وَرُبَّمَا دَلَّ ذَلِكَ عَلَى الخِدْمَةِ لِأَرْبَابِ المَنَاصِبِ كَالأَحْكَامِ أَو طَلَبِ الشَّهَادَةِ وَإِسْجَالِهَا عَلَيْهِمْ.

Artinya: ”Mencium Hajar Aswad dalam mimpi menjadi pertanda baiat (kesetiaan) kepada khalifah atau raja, atau bisa juga bermakna bertobat di tangan seorang imam yang alim. Bisa pula ditafsirkan sebagai mencium anak, istri, atau kekasih. Kadang, mimpi ini juga menunjukkan seseorang sedang mengabdi kepada para pemilik jabatan tinggi seperti hakim, atau sedang meminta kesaksian dan pencatatannya dari mereka.”

Tafsiran mimpi mencium Hajar Aswad bisa juga diartikan akan mencium anak, istri atau kekasih yang mengisyaratkan akan datangnya anugerah kasih sayang dalam hidup. Bila seseorang belum memiliki anak, bisa jadi itu pertanda bahwa ia akan segera dikaruniai anak. Jika ia masih lajang, mimpi tersebut bisa menjadi isyarat bahwa Allah akan menganugerahinya seorang pasangan hidup. Mimpi ini juga dapat dimaknai bahwa ia akan dipertemukan kembali dengan orang-orang yang ia cintai, seperti anak, istri, atau keluarga tercinta lainnya.

Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa bermimpi tentang Hajar Aswad, baik mencium, menyentuh, atau memperlakukannya dengan penuh hormat, merupakan pertanda baik yang membawa harapan dan keberkahan. Sebaliknya, apabila dalam mimpi seseorang memperlakukan Hajar Aswad dengan buruk, seperti mencabutnya dan memilikinya sendiri, maka itu adalah pertanda negatif. Wallahu a’lam bish shawab.


$data['detail']->authorKontri->kontri

Ahmad Yaafi Kholilurrohman
Penikmat Insight Keislaman, Alumni Ma'had Aly Situbondo, Jawa Timur


Editor:
Al-Quran Digital

Syariah Lainnya

Hadits Online

Terbaru Lainnya

logo